Abstract:
Jose Immanuel, 2025. “Optimalisasi Penerapan Pemuatan Tuna Beku di MV. SOHOH
Guna Mencegah Keruntuhan dan Kelangsungan Keselamatan Crew Kapal.”
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan proses pemuatan tuna beku di
atas kapal reefer MV. SOHOH serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan
terjadinya keruntuhan muatan dan risiko keselamatan kerja bagi crew kapal. Pemuatan
tuna beku yang dilakukan di tengah laut memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi karena
dipengaruhi oleh kondisi gelombang, pergerakan kapal, serta keterbatasan ruang kerja di
dalam palka. Keruntuhan muatan yang pernah terjadi di MV. SOHOH menunjukkan
bahwa penerapan prosedur pemuatan belum berjalan secara optimal dan memerlukan
upaya peningkatan agar keselamatan awak kapal dapat terjamin.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan
teknik pengumpulan data berupa studi literatur, wawancara, dan studi dokumentasi. Data
diperoleh melalui wawancara langsung dengan chief officer sebagai pihak yang
bertanggung jawab terhadap kegiatan pemuatan, serta dokumentasi proses pemuatan tuna
beku di dalam palka. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai
kondisi aktual pemuatan, tantangan operasional yang dihadapi, serta efektivitas prosedur
yang diterapkan di atas kapal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keruntuhan muatan tuna beku disebabkan
oleh beberapa faktor utama, antara lain ketidakteraturan penerapan prosedur pemuatan,
pengaruh kondisi laut yang tidak stabil, serta kurang optimalnya koordinasi dan
pengendalian selama proses pemuatan berlangsung. Optimalisasi penerapan pemuatan
dapat dilakukan melalui penguatan prosedur kerja, peningkatan pengawasan oleh chief
officer, penyesuaian ritme pemuatan terhadap kondisi laut, serta peningkatan koordinasi
antar crew yang terlibat. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi dan
referensi bagi perusahaan pelayaran dan awak kapal dalam meningkatkan keselamatan
kerja serta mencegah terulangnya keruntuhan muatan pada kegiatan pemuatan tuna beku
di kapal reefer.