Abstract:
Naufal Rasyid, Aulia.2025.”Analisis Efektifitas ECA dalam menangurangi emisi sulfur
di Korea Selatan.”
Industri pelayaran merupakan salah satu penyumbang utama emisi sulfur oksida (SOx)
yang berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Untuk mengatasi
permasalahan tersebut, Korea Selatan memberlakukan Emission Control Area (ECA)
guna membatasi kadar sulfur bahan bakar kapal hingga maksimum 0,1% m/m.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan ECA dalam
mengurangi emisi sulfur di wilayah perairan Korea Selatan, serta meninjau faktor-faktor
yang memengaruhi keberhasilannya.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan
analisis dokumen, serta didukung observasi langsung selama praktik laut (PRALA) di
kapal MV Boyang Alaska pada periode Januari 2024–Januari 2025. Data diperoleh dari
dokumen International Maritime Organization (IMO), Ministry of Oceans and
Fisheries (MOF), Korea Maritime Institute (KMI), serta laporan kualitas udara Korea
Environment Corporation (KECO).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ECA di Korea Selatan efektif
menurunkan konsentrasi SO₂ di pelabuhan utama seperti Busan, Incheon, dan Ulsan
dengan penurunan mencapai 48–64% sejak regulasi diberlakukan pada tahun 2020.
Tingkat kepatuhan kapal terhadap penggunaan Low Sulfur Fuel Oil (LSFO) berada pada
angka 98,2%, didukung oleh pengawasan Port State Control, ketersediaan infrastruktur
bunkering LSFO, dan penegakan regulasi yang tegas. Namun demikian, tantangan
masih ditemukan seperti perbedaan pemahaman teknis awak kapal, tingginya biaya
LSFO, serta ketidakmerataan distribusi bahan bakar sulfur rendah di beberapa
pelabuhan.
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ECA di Korea Selatan berhasil
mengurangi emisi sulfur secara signifikan dan meningkatkan kualitas udara di wilayah
pelabuhan. Peningkatan efektivitas kebijakan dapat dicapai melalui penguatan
infrastruktur LSFO, pelatihan awak kapal, serta pemantauan emisi berbasis digital.