Research Repository of STIP

ANALISIS PENERAPAN STANDARD MARINE COMMUNICATION PHRASES (SMCP) TERHADAP KESELAMATAN PELAYARAN DAN PELAKSANAAN DINAS JAGA DI MT. KARTIKA 1

Show simple item record

dc.contributor.author ROHIM PADINDI, SARLY
dc.date.accessioned 2026-04-29T02:12:33Z
dc.date.available 2026-04-29T02:12:33Z
dc.date.issued 2026-04-20
dc.identifier.uri http://repository.stipjakarta.ac.id//handle/123456789/5496
dc.description.abstract Sarly Rohim Padindi, NRP 364211003, “Analisis Penerapan Standard Marine Communication Phrases (SMCP) Terhadap Keselamatan Pelayaran Dan Pelaksanaan Dinas Jaga Di MT. Kartika 1”. Skripsi ini membahas tentang Keselamatan pelayaran diatur oleh International Maritime Organization (IMO) melalui berbagai instrumen internasional, salah satunya Standard Marine Communication Phrases (SMCP) yang bertujuan memastikan komunikasi maritim yang jelas, singkat dan tidak ambigu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standard Marine Communication Phrases (SMCP) terhadap pelaksanaan dinas jaga laut di kapal MT. Kartika 1 serta mengidentifikasi dampak kurangnya penerapan SMCP terhadap keselamatan pelayaran khususnya pada kondisi ruang gerak kapal terbatas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung di anjungan dengan nakhoda dan perwira jaga serta studi dokumentasi yang bersumber dari logbook deck berita acara kronologi kejadian di kapal. Penelitian dilakukan selama praktik laut di MT. Kartika 1 pada periode 17 Oktober 2023 hingga 18 Oktober 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMCP di MT. Kartika 1 belum berjalan optimal, ditandai dengan penggunaan bahasa non-standard dan campuran bahasa Indonesia dalam komunikasi navigasi melalui radio VHF. Kondisi tersebut memicu terjadinya kesalahpahaman yang berkontribusi pada peningkatan risiko tabrakan, sebagaimana teridentifikasi pada insiden tanggal 7 Februari 2024 dan 28 September 2024. Selain itu, pelaksanaan dinas jaga laut belum dilakukan secara optimal akibat kelemahan pengawasan, ketidakkonsistenan prosedur dan alih jaga yang kurang efektif. Analisis Fishbone menunjukkan faktor dominan penyebab masalah berasal dari aspek SDM, metode/prosedur, peralatan komunikasi, lingkungan navigasi serta pengelolaan manajemen pelatihan dan evaluasi. Upaya pemecahan masalah yang direkomendasikan adalah peningkatan pelatihan SMCP secara rutin untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan bahasa Inggris maritim awak kapal serta penerapan evaluasi berkala setelah pelaksanaan dinas jaga guna memperkuat disiplin dan kepatuhan terhadap prosedur. Dengan optimalisasi implementasi SMCP dan pelaksanaan dinas jaga yang sesuai standard internasional seperti STCW dan COLREG, diharapkan keselamatan pelayaran dapat ditingkatkan dan risiko kecelakaan akibat miskomunikasi dapat diminimalkan. en_US
dc.subject Standard Marine Communication Phrases (SMCP) en_US
dc.subject dinas Jaga Laut en_US
dc.subject Keselamatan Pelayaran en_US
dc.subject Komunikasi Maritim en_US
dc.subject MT en_US
dc.subject Kartika 1 en_US
dc.title ANALISIS PENERAPAN STANDARD MARINE COMMUNICATION PHRASES (SMCP) TERHADAP KESELAMATAN PELAYARAN DAN PELAKSANAAN DINAS JAGA DI MT. KARTIKA 1 en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account